Pekertimu tinggi cerminan namamu
Melodi perkataanmu mengalir larut dalam semu
Senantiasa menari indah kalahkan sepiku
Sinaran keceriaan menghangatkan tawamu
Tak mampu kamu menolak serangan perasaan kumuh
Itu karena rasa yang memenjarakan rasiomu
Lalu dengan senang hati kamu rela melompat dari tumpuanmu
Namun tetap memastikan di lembah manakah kamu akan
terjatuh
Diammu bermakna sesutu tidak beres terjadi
Itu artinya ada yang perlu diintrospeksi
Yang kemudian setelah melihat jalan tak satupun diterangi
Melodimu akan smakin mendayu-dayu lirih
Dan semua orang tau kamu telah terhantam badai
Badai yang sungguh menyeretmu menepi
Tapi tak seorangpun tau badai apa yang menghampiri
Selama tidak kamu beningkan akan tetap sebuah teka-teki
Wangimu tak setajam melati
Halus tulus terhirup indah dan tak kunjung pergi
Sepatumu bahkan terlihat cantik walau mungkin tanpa hak
tinggi
Kutau orang-orang tidak merasakannya alami
Sementara kamu akan terus melintasinya dengan percaya diri
Selamat atas pesonamu hari ini
Dan kuucapkan terima kasih
Mungkin esok aku akan merurindukannya lagi
Soppeng, 06 mei 2017
Thoro

0 komentar:
Posting Komentar