Minggu, 14 Mei 2017

-Renungan pemuda rindu kebenaran-





Kebenaran yang dianggap khayalan oleh orang kebanyakan
Kebenaran yang ia sendiri tak mampu lakukan
Kebenaran yang tinggal membusuk di pikiran
Kebenaran yang selalu menghantui setiap keheningan
Kebenaran yang tercabik-cabik sementara hanya mampu menyaksikan
Kebenaran yang memaksa untuk terus bercokol di atas keresahan
Kebenaran yang terkurung dalam sangkar ketakutan

Pemuda itu dalam renungnya

Mustikah dimaterikan kebenaran itu
Haruskah kebenaran dilakukan tanpa menghiraukan musuh
Apakah kebenaran harus terus diperam di pikiran semu
Telah matikah kebenaran dan menjadi hantu
Bila hanya menyaksikan kebenaran hancur tercabik-kcabik merupakan keliru
Akankah mampu naik meninggalkan resah untuk meraih kebenaran utuh
Mampukah membebaskannya dari ketakutan yang membelenggu

Dan pemuda itu masih dalam renungnya.

Soppeng, 30 april 2017
Thoro
Share:

Jumat, 14 April 2017

Super Hero Palsu

Super Hero Palsu

Petani bertani tanpa tanah
Buruh kerja potong upah
Pelajar belajar dengan gelisah

Tekanannya memang seolah besar
Dijalankan dengan skema halus bahkan kasar
Saat itu Super hero palsu akan mendaftar
Ngaku mampu selesaikan persoalan dasar
Super hero inilah yang nantinya memudar
Setelah wajahnya muncul di surat kabar
Sepakat politik kotor pun akan keluar
Rakyat yang jadi tumbal tawar menawar

Kodrat manusia kerdil akan bangkit melawan
Penuh disiplin membangun kekuatan
Bergerak bersama merangsek ke depan barisan
Meluluh lantakkan segala bentuk tiran
Tanpa mengandalkan super hero sendirian
Sebab Super hero sebenarnya adalah persatuan


Soppeng, 15 april 2017
Thoro

Share:

Sabtu, 18 Maret 2017

Pak Tua



Pak Tua
Pak tua...
Bahkan gigimu sudah tak lagi ada
Menentang tanda penuaan dan kelemahan keriput di wajah
Semangatmu kerja pak tua
Mengalahkan semangat kekinian para anak muda
Seharusnya menciutkan kegagahan mereka
Memanjat, bergelantungan demi kemewahan tenda milik pemerintah
yah! Pemerintah yang harusnya memikirkan kamu sebagai rakyatnya
Bahkan tak kau rasakan jarimu telah berdarah
Bosmu santai tinggal tunjuk saja bak feodal bijaksana
Harus kau lakukan karena upahmu berada pada telunjuknya
Tugas terakhirmu adalah memastikan kekokohan tenda
Tugas paling penting sebab demi keselamatan jidat pejabat kepala

Kau terpaksa melakukannya demi rupiah
Demi gizi anak cucumu empat sehat lima sempurna
Walau bahkan upahmu tak cukup untuk harga susu balita
Agar terpenuhinya kebutuhan ekonomi keluarga
Anakmu mungkin rela jadi kuli, kacung bahkan pengedar narkoba
Paling tidak cukup untuk lauk ikan asin hingga hari lusa

Soppeng, 18 maret 2017

THORO
Share:

Kamis, 16 Februari 2017

“Api Pembakar Tirani”



“Api Pembakar Tirani”

Tuan, Puan penggerak tirani
Tiap hari akan meminta korban tanpa terkendali
Bahkan dengan cara mengemis nurani korbannya untuk menikmati mewahnya kursi
Lalu dengan organisasi palsu tersistematis menjalankan misi
Padahal hanya singa kertas yang terlipat rapi
Namun tak akan jadi abu bila tak dibakar oleh api

Kaum muda, kaum pelajar berjuang untuk biaya pendidikan yang tinggi
Melalui aliran air mata, darah dan peluh untuk tetap mengarungi jeram dalam pusaran akademi
Menggunakan air mata, darah dan peluh orang tua demi kebanggaan semu titel pribadi
Ayunan cangkul pengoyak tanah pengahasil butiran padi Kemudian dirupiahkan sebagai penebus hak asasi

Pendidikan yang adalah hak asasi kini meminta gaji
Maka dari itu tidak ada alasan lain selain beraksi
Dengan menggunakan alat perjuangan mempersatukan massa tanpa diskriminasi
Secara bertahap mengumpulkan kekuatan dalam wadah organisasi
Kemudian mengobarkan api semangat yang akan mengabukan singa kertas oleh kekuatan organisasi


Soppeng, 15 Feb 2017


Thoro
Share: